Senin, 16 Desember 2013

MAKALAH BAHASA INDONESIA

     TUGAS MANDIRI


PENTINGNYA KEPERAWATAN BAGI

    KELUARGA DAN LINGKUNGAN

         SECARA KESELURUHAN


DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS
MATA KULIAH TUGAS BAHASA INDONESIA
-        SEMESTER GANJIL  -

O

L

E

H






NUR HIDAYATI CHUSNIA
                                  1310701006
Jurusan Ilmu Kesehatan
  KEPERAWATAN UPNVJ
Jakarta 2013


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur Penulis panjatkan Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmatnya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “PENTINGNYA KEPERAWATAN BAGI KELUARGA DAN LINGKUNGAN SECARA KESELURUHAN” dengan tepat waktu.

Adapun makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mandiri mata kuliah BAHASA INDONESIA . Penulis juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Dosen Mata Kuliah Bahasa Indonesia, atas bimbingannya dan materi yang diberikan. Kepada seluruh keluarga penulis atas segenap dukungannya. Dan kepada setiap orang yang membantu penulis dalam menyelesaikan Makalah ini.

Penulis menyadari  kalau makalah ini masih jauh dari sempurna. Penulis mengharapkan bimbingan baik berupa saran dan kritik yang membangun, guna penyempurnaan makalah ini.

Akhir kata penulis berharap agar makalah ini dapat berguna bagi pembaca.
Terimakasih.





                                                          Jakarta, Oktober 2013



                                                                   Penulis

                                       (  i )

DAFTAR ISI


Kata pengantar.............................................................................................( i )

Daftar isi......................................................................................................( ii )

BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang.......................................................................................( 1 )
1.2  Rumusan Masalah..................................................................................( 1 )
1.3  Tujuan ....................................................................................................( 1 )

BAB II PEMBAHASAN
A.   Pengertian pentingnya keperawatan bagi keluarga..........................( 2 – 4 )
B.   Pengertian pentingnya keperawatan lingkungan secara keseluruhan......................................................................................( 5 – 9 )

BAB III PENUTUP ( kesimpulan dan saran ).........................................( iii – iv )


DAFTAR PUSTAKA.................................................................................( v )

( ii )
BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG                                   
Pentingnya keperawatan bagi keluarga dengan adanya kirsus keperawatan tahun 1950 yang diadakan oleh Rumah Sakit PMI Bogor yang kemudian kursus tersebut berkembang sampai kepada kursus Perawatan Keluarga.
Perawatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu atau determinan dalam kesejahteraan penduduk. Di mana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan meningkatkan efisiensi kerja dan belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka kematian bayi pada suatu daerah disebabkan karena faktor perilaku (perilaku perawatan pada saat hamil dan perawatan bayi, serta perilaku kesehatan lingkungan ) dan faktor kesehatan lingkungan. 
 RUMUSAN MASALAH
Melalui pembahasan dalam makalah ini penyusun mencoba untuk lebih mengetahui tentang :
1.      Pengertian pentingnya keperawatan bagi keluarga dan lingkungan secara keseluruhan.
2.     Dasar-dasar keperawatan keluarga
3.     Langkah-langkah persiapan perawatan keluarga.
4.     Hal-hal yang dilakukan dalam perawatan
5.     Alat-alat yang diperlukan
6.      Syarat-syarat perawatan lingkungan secara keseluruhan
7.      Cara-cara perawatan lingkungan secara keseluruhan

 TUJUAN
Mahasiswa dapat mengetahui maksud, dasar-dasar, langkah-langkah, hal-hal yang dilakukan, alat-alat yang diperlukan syarat-syarat, tata cara serta dari pada pentingnya keperawatan dari keluarga dan lingkungan secara keseluruhan.

                                                                        ( 1 )
BAB II
PEMBAHASAN

 A. Pengertian Pentingnya Keperawatan Bagi Keluarga
 Perawatan keluarga adalah perawatan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri dengan menggunakan alat-alat yang ada di lingkungan keluarga itu dan sederhana tetapi hasilnya memuaskan.
Dasar-dasar Perawatan Keluarga
Maksud  Perawatan  Keluarga
a.   Karena RS penuh atau jumlah RS kurang, serta tenaga Dokter dan perawat kurang.
b.   Karena pengaruh keadaan ekonomi, tidak semua orang mampu membayar ongkos
      Rumah Sakit.
c.   Karena faktor kepercayaan atau keinginan si penderita yang tidak menginginkan
      untuk  dirawat diluar.
Tujuan Perawatan Keluarga
a.   Meringankan keadaan si korban.
b.   Mempercepat upaya penyembuhan.
c.   Memperkecil penularan.
d.   Mendidik anggota keluarga untuk menghemat.
e.   Membiasakan hidup sehat.
Fungsi Perawatan Keluarga
a.   Pengamatan terhadap penderita.
b.   Tindakan perawatan
c.   Tindakan pengobatan
d.   Pencatatan.
e.   Penyuluhan kesehatan.
Sasaran Perawatan Keluarga
a.   Penderita yang layak dirawat dirumah.
b.   Bayi dan anak yang tidak terawat.
Alasan Perawatan Keluarga
a.   Secara psikologis orang yang sakit lebih senang dirawat di rumah sendiri.
b.   Dapat menghemat waktu dan biaya.
c.   Dirawat oleh anggota keluarga sendiri dapat mempercepat penyembuhan.
Pelaku Perawatan Keluarga
a.   Siapa saja asal mendapat pendidikan sebelumnya.
b.   Mereka yang mampu menyelenggarakan.
                                                                        ( 2 )
Sifat pelaku Perawatan Keluarga
a.   Mempunyai rasa kasih sayang.
b.   Adanya suatu keinginan untuk melakukan perawatan keluarga.
c.   Mengutamakan kepentingan si penderita.
d.   Sehat jasmani dan rohani.
e.   Bertanggungjawab
f.   Terbuka
Langkah-langkah Persiapan Perawatan Keluarga.

1.  Persiapan
a.    Mencuci tangan. Tujuannya :
       Setiap pelaku PK sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, pelaku PK harus mencuci
       tangan.
       Tujuannya yaitu :
-          Membersihkan tangan dari segala kotoran
-          Menjaga kesehatan pelaku
-          Mencegah penularan penyakit
-          Melatih suatu kebiasaan yang baik
   
    Cara Pelaksanaan :
           ·          Lepaskan seluruh perhiasan di tangan seperti arloji, cincin, dan gelang
           ·          Buka kran/siram air dari ketel
           ·          Gosok putaran kran dengan sabun kemudian dibilas
           ·          Basahi tangan sampai siku dan beri sabun hingga berbusa. Bila perlu dengan sikat tangan mulai dari telapak tangan, sela-sela jari, kuku, punggung tangan, dan lengan sampai siku
           ·          Sabun disiram air sebelum diletakkan kembali pada tempatnya
           ·          Bilas tangan sampai bersih
           ·          Tutup kran dan keringkan tangan dengan handuk
           ·          Selesai

                                                                        ( 3 )
b.   Memakai celemek, fungsinya :
Celemek adalah bentuk pakaian untuk menutup pakaian pelaku PK pada waktu merawat orang sakit.
Tujuan : Melindungi pakaian pelaku dari kotoran dan mencegah penularan penyakit.
Cara menggunakan celemek:
           ·          Setelah mencuci tangan pegang tali penggantung celemek
           ·          Masukkan melalui kepala
           ·          Kedua tali diikat pada bagian belakang dengan ikatan yang mudah dilepaskan
         Cara menggantung celemek setelah dipakai:
           ·          Apabila di dalam ruangan orang sakit : bagian luar celemek terlihat dari luar
           ·          Apabila di luar ruangan orang sakit : bagian dalam celemek terlihat dari luar 
- Untuk menghindari penularan.
- Melindungi pakaian.
c.   Urutan Tindakan Perawatan Keluarga
ü  Persiapan pelaku.
ü  Mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan
ü  Persiapan penderita.
ü  Pelaksanaan.
ü   Selesai.
Hal-hal yang dilakukan dalam Perawatan Keluarga :
o   Membersihkan tempat tidur si penderita,
o   Penggantian dan pemasangan sprai.
o   Pemeriksaan denyut nadi, suhu tubuh dengan thermometer.
o   Pemberian makan dan minum.
o   Pemberian obat.
Alat-alat yang diperlukan :
a.       Alat-alat untuk tidur
b.      Celemek
c.       Thermometer
d.       Obat-obatan
e.       Alat mandi
f.       Pispot
g.      Pasu najis
h.       Alat kompres

( 4 )
B. Pengertian Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
Perawatan  lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu tinggal. Lingkungan yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syarat-syarat lingkungan yang sehat.
perawatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam keseimbangan ekologis.

Ø  Syarat-syarat Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
1. Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 1000C, sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2. Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan, contohnya oksigen dan di dalamnya tidak tercemar oleh zat-zat yang merusak tubuh, contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
3. Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tanah yang baik untuk penanaman suatu tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.

Ø  Cara-cara Perawatan Lingkungan
Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
Mengolah tanah sebagaimana mestinya
Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong
                                          ( 5 )
Ø   Sumber – sumber air yang tercemar.
Upaya penanggulangannya :
•  Penyediaan tambahan air bersih bagi daerah yang kesulitan air
•  Perbaikan mutu dan kinerja pelayanan air oleh pemerintah (PAM)
•  Perbaikan sarana penyediaan air
•  Penyuluhan tentang cara pemanfaatan sumber air dengan benar
•  Penyuluhan tentang pembuatan sumur
•  Penyuluhan tentang desinfeksi air sumur
•  Purifikasi air (pengolahan air permukaan)
•  Sanitasi makanan.
Ø  Tujuan Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
1. Mengurangi Pemanasan Global. Dengan menanam tumbuhan sebanyak-banyaknya pada lahan kosong, maka kita juga ikut serta mengurangi pemanasan global, karbon, zat O2 (okseigen) yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan zat tidak langsung zat CO2 (carbon) yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang ini terhisap oleh tumbuhan dan secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut dapat dinikmati oleh manusia tersebut untuk bernafas.

2. Menjaga Kebersihan Lingkungan.
Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus menjaga kebersihannya, karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih dari segala penyakit dan sampah.Sampah adalah mush kebersihan yang paling utama. Sampah dapat dibersihkan dengan cara-cara sebagai berikut ;
a)      Membersihkan Sampah Organik.
Sampah organik adalah sampah yang dapat dimakan oleh zat-zat organik di dalam tanah, maka sampah organik dapat dibersihkan dengan mengubur dalam-dalam sampah organik tersebut,
contoh sampah organik :
1) Daun-daun tumbuhan
2) Ranting-ranting tumbuhan
3) Akar-akar tumbuhan

                             ( 6 )
b)      Membersihkan Sampah Non Organik.
Sampah non organik adalah sampah yang tidak dapat hancur (dimakan oleh zat organik) dengan sendirinya, maka sampah non organik dapat dibersihkan dengan membakar sampah tersebut dan lalu menguburnya.
Makanan yang sehat dan bergizi merupakan modal utama tubuh dalam metabolisme.
Diperlukan sanitasi makanan yang baik agar makanan yang dikonsumsi benar-benar
memenuhi persyaratan sehat yang dapat menjadikan jasmani kuat. 
 Masalah: 
ü  Pencemaran bahan – bahan makanan 
ü  penggunaan bahan-bahan pengawet dan pewarna
ü  pengolahan bahan makanan yang kurang benar   penanggulangannya 
ü  Upaya penyuluhan cara pemakaian pupuk dan pembasmi hama yang benar pada tanaman 
ü  pencegahan penyakit pada ternak 
ü  penyuluhan tentang bahan pengawet dan pewarna makanan 
ü  pemeriksaan secara berkala pada jenis-jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat (BPOM) 
ü  penyuluhan cara pengolahan bahan makanan yang benar 

  Pembuangan tinja 
ü  Pembuangan kotoran (Feces dan urine) yang tidak menurut aturan, memudahkan
terjadinya "water borne disease" Syarat pembuangan kotoran yang memenuhi aturan kesehatan Ehlers dan steel) adalah
ü  Tidak mengotori tanah permukaan 
ü  Tidak mengotori air permukaan 
ü  Tidak mengotori air dalam tanah 
ü  Kotoran tidak boleh terbuka sehingga dapat dipakai tempat lalat bertelur atau perkembangbiakan vektor penyakit lainnya 
                                                            ( 7 )
Pembuangan sampah rumah tangga 
Sampah adalah semua zat atau benda yang sudah tidak terpakai lagi. 
Garbage : sisa pengolahan ataupun sisa makanan yang mudah membusuk
Rubbish : sisa pengolahan ataupun sisa makanan yang tidak mudah membusuk
Dari sampah harus diperhatikan: 
o   Penyimpanan (Storage) 
o   pengumpulan (Collection) 
o   pembuangan (disposal) 
o   masalah
o   Pembuangan sampah yang tidak tertib (kurang kesadaran) 
o   tempat sampah yang tidak dikelola dengan baik 
Penanggulangan : 
o   Peningkatan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah dengan benar
o   pembuatan tempat sampah sementara pada tingkat keluarga 
o   pengelolaan tempat pembuangan akhir dengan baik 
o   pengolahan sampah daur ulang   
Pembuangan air limbah (sewage disposal) 
o   Air limbah : excreto manusia, air kotor dari dapur , kamar mandi, WC, air kotor
permukaan tanah dan air hujan 
Masalah : 
o   pembuangan limbah rumah tangga yang tidak memenuhi sarat 
Penanggulangnnya: 
o   Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengolahan limbah yang benar 

                                                            ( 8 )
3. Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan
Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan. Lingkungan memberikan kontribusi terbesar terhadap timbulnya masalah kesehatan masyarakat.
Menurut WHO:
1. Penyediaan Air Minum
2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
3. Pembuangan Sampah Padat
4. Pengendalian Vektor
5. Pencegahan atau pengendalian pencemaran tanah oleh
    ekskreta manusia
6. Higiene makanan, termasuk higiene susu
7. Pengendalian pencemaran udara
8. Pengendalian radiasi
9. Kesehatan kerja
10. Pengendalian kebisingan
11. Perumahan dan pemukiman
12. Aspek kesling dan transportasi udara
13. Perencanaan daerah dan perkotaan
14. Pencegahan kecelakaan
15. Rekreasi umum dan pariwisata
16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan
      keadaan epidemi atau wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk.
17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.

                                                                        ( 9 )

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
            Melalui pembahasan dalam makalah yang telah kami paparkan diatas maka dapat di ambil beberapa kesimpulan, antara lain :
Perawatan keluarga adalah perawatan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri dengan menggunakan alat-alat yang ada di lingkungan keluarga itu dan sederhana tetapi hasilnya memuaskan.
Maksud  Perawatan  Keluarga
-          Karena RS penuh atau jumlah RS kurang, serta tenaga Dokter dan perawat kurang.
-          Karena pengaruh keadaan ekonomi, tidak semua orang mampu membayar ongkos
Rumah Sakit.
-          Karena faktor kepercayaan atau keinginan si penderita yang tidak menginginkan 
 untuk  dirawat diluar.
Dan Pentingnya perawatan lingkungan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam keseimbangan ekologis.
Cara-cara Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
-          Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
-          Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
-          Mengolah tanah sebagaimana mestinya
-          Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong
-          Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan.

                                                                        ( iii )

SARAN
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan pentingnya perawatan dari keluarga dan
lingkungan secara keseluruhan perlu ada upaya-upaya yang dapat dilakukan dengan
teknologi sederhana maupun tinggi agar kesehatan lingkungan tetap terjaga dan
mewujudkan derajat kesehatan yang essensial di samping masalah
perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan.

                                                            ( iv )


DAFTAR PUSTAKA

-          Pudjiastuti, dkk.1998.Kualitas Udara Dalam Ruang.Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
-          Daud,anwar.2005.Dasar-dasar Kesehatan Lingkungan.Makassar: Hasanuddin University Press (LEPHAS).
-          Hardjono,Johanes.2005.Kesehatan Lingkungan.Jakarta: Graha Ilmu.
-          Susanta,Gatot, Hari Sutjahjo.2008. Akankah Indonesia Tenggelam,Jakarta: Penebar Plus.
-          Mulia,Ricki M.2005.Kesehatan Lingkungan.Yogyakarta: Graha Ilmu.
-          Said, Nusa Idaman.2006.Penghilangan Deterjen dan Senyawa Organik dalam Air
-          Baku Air Minum dengan Prosese Biofilter Ungun Tetap Tercelup. Vol.7, No. 1, Hal 97-108. 16 Oktober 2012.
-          Husin,Husni, Lia Mairiza, Zuhra.2007.Oksidasi Parsial Metana Metanol dan
-          Formaldehida Menggunakan Katalis CuMoO3/SiO2: Pengaruh Rasio Cu:Mo,
-          Temperatur Reaksi dan Waktu Tinggal. Vol 6, No. 1, Hal. 210-27.16 Oktober 2012.
-          Sumirat, Uum, Agus Solehudin.2009.Nitrous Oksida (N2O) dan Metana (CH4)
-          Sebagai Gas Rumah Kaca. Vol. 7, No. 2, Hal. 24-98. 16 Oktober 2012.
-          Humaida, Hanik.2010.Semburan Gas dan Dampaknya Terhadap Lingkungan di
-          Sekitar Lumpur Sidoarjo. Vol. 1, No. 1, Hal. 43-58. 16 oktober 2012.
               
                                                                                                ( v )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar