TUGAS MANDIRI
PENTINGNYA KEPERAWATAN BAGI
KELUARGA DAN LINGKUNGAN
SECARA KESELURUHAN
DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS
MATA KULIAH TUGAS BAHASA INDONESIA
- SEMESTER GANJIL -
- SEMESTER GANJIL -
O
L
E
H
NUR HIDAYATI CHUSNIA
1310701006
Jurusan Ilmu Kesehatan
KEPERAWATAN UPNVJ
Jakarta 2013
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Penulis panjatkan Tuhan Yang
Maha Esa, atas berkat dan rahmatnya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul “PENTINGNYA KEPERAWATAN BAGI KELUARGA DAN LINGKUNGAN SECARA
KESELURUHAN” dengan tepat waktu.
Adapun makalah ini dibuat untuk memenuhi
tugas mandiri mata kuliah BAHASA INDONESIA . Penulis juga ingin mengucapkan
terimakasih kepada Dosen Mata Kuliah Bahasa Indonesia, atas bimbingannya dan
materi yang diberikan. Kepada seluruh keluarga penulis atas segenap
dukungannya. Dan kepada setiap orang yang membantu penulis dalam menyelesaikan
Makalah ini.
Penulis menyadari kalau makalah ini masih jauh dari sempurna.
Penulis mengharapkan bimbingan baik berupa saran dan kritik yang membangun,
guna penyempurnaan makalah ini.
Akhir kata penulis berharap agar makalah ini
dapat berguna bagi pembaca.
Terimakasih.
Jakarta,
Oktober 2013
Penulis
( i )
DAFTAR ISI
Kata
pengantar.............................................................................................(
i )
Daftar
isi......................................................................................................(
ii )
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.......................................................................................(
1 )
1.2 Rumusan
Masalah..................................................................................(
1 )
1.3 Tujuan ....................................................................................................(
1 )
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pengertian pentingnya keperawatan bagi keluarga..........................(
2 – 4 )
B. Pengertian pentingnya keperawatan lingkungan secara keseluruhan......................................................................................(
5 – 9 )
BAB
III PENUTUP ( kesimpulan dan saran ).........................................(
iii – iv )
DAFTAR
PUSTAKA.................................................................................(
v )
( ii )
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Pentingnya keperawatan bagi keluarga dengan adanya kirsus
keperawatan tahun 1950 yang diadakan oleh Rumah Sakit PMI Bogor yang kemudian
kursus tersebut berkembang sampai kepada kursus Perawatan Keluarga.
Perawatan lingkungan
merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, bahkan
merupakan salah satu unsur penentu atau determinan dalam kesejahteraan
penduduk. Di mana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup
dan meningkatkan efisiensi kerja dan belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka kematian bayi pada suatu daerah disebabkan karena faktor perilaku (perilaku perawatan pada saat hamil dan perawatan bayi, serta perilaku kesehatan lingkungan ) dan faktor kesehatan lingkungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka kematian bayi pada suatu daerah disebabkan karena faktor perilaku (perilaku perawatan pada saat hamil dan perawatan bayi, serta perilaku kesehatan lingkungan ) dan faktor kesehatan lingkungan.
RUMUSAN
MASALAH
Melalui pembahasan dalam makalah ini penyusun mencoba untuk lebih
mengetahui tentang :
1.
Pengertian pentingnya keperawatan bagi
keluarga dan lingkungan secara keseluruhan.
2. Dasar-dasar keperawatan keluarga
3. Langkah-langkah persiapan perawatan keluarga.
4. Hal-hal yang dilakukan dalam perawatan
5. Alat-alat yang diperlukan
6. Syarat-syarat perawatan
lingkungan secara keseluruhan
7.
Cara-cara perawatan lingkungan secara
keseluruhan
TUJUAN
Mahasiswa dapat mengetahui maksud, dasar-dasar,
langkah-langkah, hal-hal yang dilakukan, alat-alat yang diperlukan syarat-syarat,
tata cara serta dari pada pentingnya keperawatan dari keluarga dan lingkungan
secara keseluruhan.
(
1 )
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Pentingnya Keperawatan Bagi Keluarga
Perawatan
keluarga adalah perawatan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri
dengan menggunakan alat-alat yang ada di lingkungan keluarga itu dan sederhana
tetapi hasilnya memuaskan.
Dasar-dasar Perawatan
Keluarga
Maksud Perawatan
Keluarga
a. Karena RS penuh atau jumlah RS kurang, serta tenaga Dokter dan perawat kurang.
b. Karena pengaruh keadaan ekonomi, tidak semua orang mampu membayar ongkos
Rumah Sakit.
c. Karena faktor kepercayaan atau keinginan si penderita yang tidak menginginkan
untuk dirawat diluar.
a. Karena RS penuh atau jumlah RS kurang, serta tenaga Dokter dan perawat kurang.
b. Karena pengaruh keadaan ekonomi, tidak semua orang mampu membayar ongkos
Rumah Sakit.
c. Karena faktor kepercayaan atau keinginan si penderita yang tidak menginginkan
untuk dirawat diluar.
Tujuan
Perawatan Keluarga
a. Meringankan keadaan si korban.
b. Mempercepat upaya penyembuhan.
c. Memperkecil penularan.
d. Mendidik anggota keluarga untuk menghemat.
e. Membiasakan hidup sehat.
a. Meringankan keadaan si korban.
b. Mempercepat upaya penyembuhan.
c. Memperkecil penularan.
d. Mendidik anggota keluarga untuk menghemat.
e. Membiasakan hidup sehat.
Fungsi
Perawatan Keluarga
a. Pengamatan terhadap penderita.
b. Tindakan perawatan
c. Tindakan pengobatan
d. Pencatatan.
e. Penyuluhan kesehatan.
a. Pengamatan terhadap penderita.
b. Tindakan perawatan
c. Tindakan pengobatan
d. Pencatatan.
e. Penyuluhan kesehatan.
Sasaran
Perawatan Keluarga
a. Penderita yang layak dirawat dirumah.
b. Bayi dan anak yang tidak terawat.
a. Penderita yang layak dirawat dirumah.
b. Bayi dan anak yang tidak terawat.
Alasan
Perawatan Keluarga
a. Secara psikologis orang yang sakit lebih senang dirawat di rumah sendiri.
b. Dapat menghemat waktu dan biaya.
c. Dirawat oleh anggota keluarga sendiri dapat mempercepat penyembuhan.
a. Secara psikologis orang yang sakit lebih senang dirawat di rumah sendiri.
b. Dapat menghemat waktu dan biaya.
c. Dirawat oleh anggota keluarga sendiri dapat mempercepat penyembuhan.
Pelaku
Perawatan Keluarga
a. Siapa saja asal mendapat pendidikan sebelumnya.
b. Mereka yang mampu menyelenggarakan.
a. Siapa saja asal mendapat pendidikan sebelumnya.
b. Mereka yang mampu menyelenggarakan.
(
2 )
Sifat
pelaku Perawatan Keluarga
a. Mempunyai rasa kasih sayang.
b. Adanya suatu keinginan untuk melakukan perawatan keluarga.
c. Mengutamakan kepentingan si penderita.
d. Sehat jasmani dan rohani.
e. Bertanggungjawab
f. Terbuka
a. Mempunyai rasa kasih sayang.
b. Adanya suatu keinginan untuk melakukan perawatan keluarga.
c. Mengutamakan kepentingan si penderita.
d. Sehat jasmani dan rohani.
e. Bertanggungjawab
f. Terbuka
Langkah-langkah
Persiapan Perawatan Keluarga.
1. Persiapan
a. Mencuci tangan. Tujuannya :
Setiap pelaku PK sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, pelaku PK harus mencuci
tangan.
Tujuannya yaitu :
1. Persiapan
a. Mencuci tangan. Tujuannya :
Setiap pelaku PK sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, pelaku PK harus mencuci
tangan.
Tujuannya yaitu :
-
Membersihkan tangan dari segala kotoran
-
Menjaga kesehatan pelaku
-
Mencegah penularan penyakit
-
Melatih suatu kebiasaan yang baik
Cara Pelaksanaan :
·
Lepaskan seluruh perhiasan di tangan seperti
arloji, cincin, dan gelang
·
Buka kran/siram air dari ketel
·
Gosok putaran kran dengan sabun kemudian
dibilas
·
Basahi tangan sampai siku dan beri sabun
hingga berbusa. Bila perlu dengan sikat tangan mulai dari telapak tangan,
sela-sela jari, kuku, punggung tangan, dan lengan sampai siku
·
Sabun disiram air sebelum diletakkan kembali
pada tempatnya
·
Bilas tangan sampai bersih
·
Tutup kran dan keringkan tangan dengan handuk
·
Selesai
(
3 )
b. Memakai celemek,
fungsinya :
Celemek adalah
bentuk pakaian untuk menutup pakaian pelaku PK pada waktu merawat orang sakit.
Tujuan : Melindungi
pakaian pelaku dari kotoran dan mencegah penularan penyakit.
Cara menggunakan
celemek:
·
Setelah mencuci tangan pegang tali
penggantung celemek
·
Masukkan melalui kepala
·
Kedua tali diikat pada bagian belakang dengan
ikatan yang mudah dilepaskan
Cara menggantung celemek setelah dipakai:
·
Apabila di dalam ruangan orang sakit : bagian
luar celemek terlihat dari luar
·
Apabila di luar ruangan orang sakit : bagian
dalam celemek terlihat dari luar
- Untuk menghindari
penularan.
- Melindungi
pakaian.
c. Urutan Tindakan Perawatan
Keluarga
ü Persiapan pelaku.
ü Mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan
ü Persiapan penderita.
ü Pelaksanaan.
ü Selesai.
Hal-hal yang dilakukan dalam Perawatan
Keluarga :
o Membersihkan tempat tidur si penderita,
o Penggantian dan pemasangan sprai.
o Pemeriksaan denyut nadi, suhu tubuh dengan thermometer.
o Pemberian makan dan minum.
o Pemberian obat.
Alat-alat yang diperlukan :
a. Alat-alat untuk tidur
b. Celemek
c. Thermometer
d. Obat-obatan
e. Alat mandi
f. Pispot
g. Pasu najis
h. Alat kompres
(
4 )
B. Pengertian Perawatan
Lingkungan Secara Keseluruhan
Perawatan
lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran
kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu tinggal.
Lingkungan yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syarat-syarat
lingkungan yang sehat.
perawatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam keseimbangan ekologis.
perawatan lingkungnan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam keseimbangan ekologis.
Ø Syarat-syarat Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
1. Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 1000C, sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2. Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan, contohnya oksigen dan di dalamnya tidak tercemar oleh zat-zat yang merusak tubuh, contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
3. Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tanah yang baik untuk penanaman suatu tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.
1. Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 1000C, sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2. Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan, contohnya oksigen dan di dalamnya tidak tercemar oleh zat-zat yang merusak tubuh, contohnya zat CO2 (zat carbondioksida).
3. Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tanah yang baik untuk penanaman suatu tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.
Ø Cara-cara Perawatan Lingkungan
Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
Mengolah tanah sebagaimana mestinya
Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong
Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai
Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
Mengolah tanah sebagaimana mestinya
Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong
(
5 )
Ø Sumber
– sumber air yang tercemar.
Upaya penanggulangannya :
• Penyediaan tambahan air bersih bagi daerah yang kesulitan air
• Perbaikan mutu dan kinerja pelayanan air oleh pemerintah (PAM)
• Perbaikan sarana penyediaan air
• Penyuluhan tentang cara pemanfaatan sumber air dengan benar
• Penyuluhan tentang pembuatan sumur
• Penyuluhan tentang desinfeksi air sumur
• Purifikasi air (pengolahan air permukaan)
• Sanitasi makanan.
Upaya penanggulangannya :
• Penyediaan tambahan air bersih bagi daerah yang kesulitan air
• Perbaikan mutu dan kinerja pelayanan air oleh pemerintah (PAM)
• Perbaikan sarana penyediaan air
• Penyuluhan tentang cara pemanfaatan sumber air dengan benar
• Penyuluhan tentang pembuatan sumur
• Penyuluhan tentang desinfeksi air sumur
• Purifikasi air (pengolahan air permukaan)
• Sanitasi makanan.
Ø Tujuan Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
1. Mengurangi Pemanasan Global. Dengan menanam tumbuhan
sebanyak-banyaknya pada lahan kosong, maka kita juga ikut serta mengurangi
pemanasan global, karbon, zat O2 (okseigen) yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan dan
zat tidak langsung zat CO2 (carbon) yang menyebabkan atmosfer bumi berlubang
ini terhisap oleh tumbuhan dan secara langsung zat O2 yang dihasilkan tersebut
dapat dinikmati oleh manusia tersebut untuk bernafas.
2. Menjaga Kebersihan Lingkungan.
Dengan lingkungan yang sehat maka kita harus menjaga
kebersihannya, karena lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih dari
segala penyakit dan sampah.Sampah adalah mush kebersihan yang paling utama.
Sampah dapat dibersihkan dengan cara-cara sebagai berikut ;
a)
Membersihkan Sampah Organik.
Sampah organik adalah sampah yang dapat dimakan oleh zat-zat
organik di dalam tanah, maka sampah organik dapat dibersihkan dengan mengubur
dalam-dalam sampah organik tersebut,
contoh sampah organik :
1) Daun-daun tumbuhan
2) Ranting-ranting tumbuhan
3) Akar-akar tumbuhan
1) Daun-daun tumbuhan
2) Ranting-ranting tumbuhan
3) Akar-akar tumbuhan
(
6 )
b)
Membersihkan Sampah Non
Organik.
Sampah non organik adalah sampah yang tidak dapat hancur
(dimakan oleh zat organik) dengan sendirinya, maka sampah non organik dapat
dibersihkan dengan membakar sampah tersebut dan lalu menguburnya.
Makanan yang sehat dan bergizi merupakan
modal utama tubuh dalam metabolisme.
Diperlukan sanitasi makanan yang baik agar
makanan yang dikonsumsi benar-benar
memenuhi persyaratan sehat yang dapat
menjadikan jasmani kuat.
Masalah:
ü Pencemaran bahan – bahan makanan
ü penggunaan bahan-bahan pengawet dan pewarna
ü pengolahan bahan makanan yang kurang benar penanggulangannya
ü Upaya penyuluhan cara pemakaian pupuk dan pembasmi hama yang
benar pada tanaman
ü pencegahan penyakit pada ternak
ü penyuluhan tentang bahan pengawet dan pewarna
makanan
ü pemeriksaan secara berkala pada jenis-jenis makanan yang
dikonsumsi oleh masyarakat (BPOM)
ü penyuluhan cara pengolahan bahan makanan yang benar
Pembuangan tinja
ü Pembuangan kotoran (Feces dan urine) yang tidak menurut
aturan, memudahkan
terjadinya
"water borne disease" Syarat pembuangan kotoran yang memenuhi
aturan kesehatan Ehlers dan steel) adalah
ü Tidak mengotori tanah permukaan
ü Tidak mengotori air permukaan
ü Tidak mengotori air dalam tanah
ü Kotoran tidak boleh terbuka sehingga dapat dipakai tempat
lalat bertelur atau perkembangbiakan vektor penyakit lainnya
(
7 )
Pembuangan sampah
rumah tangga
Sampah adalah semua
zat atau benda yang sudah tidak terpakai lagi.
Garbage : sisa
pengolahan ataupun sisa makanan yang mudah membusuk
Rubbish : sisa pengolahan ataupun sisa makanan yang tidak mudah membusuk
Dari sampah harus diperhatikan:
Rubbish : sisa pengolahan ataupun sisa makanan yang tidak mudah membusuk
Dari sampah harus diperhatikan:
o Penyimpanan (Storage)
o pengumpulan (Collection)
o pembuangan (disposal)
o masalah
o Pembuangan sampah yang tidak tertib (kurang
kesadaran)
o tempat sampah yang tidak dikelola dengan baik
Penanggulangan :
o Peningkatan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah
dengan benar
o pembuatan tempat sampah sementara pada tingkat
keluarga
o pengelolaan tempat pembuangan akhir dengan baik
o pengolahan sampah daur ulang
Pembuangan air limbah (sewage disposal)
o Air limbah : excreto manusia, air kotor dari dapur ,
kamar mandi, WC, air kotor
permukaan tanah dan
air hujan
Masalah :
o pembuangan limbah rumah tangga yang tidak memenuhi
sarat
Penanggulangnnya:
o Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengolahan
limbah yang benar
(
8 )
3. Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan
Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan. Lingkungan memberikan kontribusi terbesar terhadap timbulnya masalah kesehatan masyarakat.
Menurut WHO:
1. Penyediaan Air Minum
2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
3. Pembuangan Sampah Padat
4. Pengendalian Vektor
5. Pencegahan atau pengendalian pencemaran tanah oleh
Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan. Lingkungan memberikan kontribusi terbesar terhadap timbulnya masalah kesehatan masyarakat.
Menurut WHO:
1. Penyediaan Air Minum
2. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran
3. Pembuangan Sampah Padat
4. Pengendalian Vektor
5. Pencegahan atau pengendalian pencemaran tanah oleh
ekskreta
manusia
6. Higiene makanan, termasuk higiene susu
7. Pengendalian pencemaran udara
8. Pengendalian radiasi
9. Kesehatan kerja
10. Pengendalian kebisingan
11. Perumahan dan pemukiman
12. Aspek kesling dan transportasi udara
13. Perencanaan daerah dan perkotaan
14. Pencegahan kecelakaan
15. Rekreasi umum dan pariwisata
16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan
7. Pengendalian pencemaran udara
8. Pengendalian radiasi
9. Kesehatan kerja
10. Pengendalian kebisingan
11. Perumahan dan pemukiman
12. Aspek kesling dan transportasi udara
13. Perencanaan daerah dan perkotaan
14. Pencegahan kecelakaan
15. Rekreasi umum dan pariwisata
16. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan
keadaan epidemi
atau wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk.
17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.
17. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.
(
9 )
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Melalui pembahasan dalam makalah yang telah kami paparkan diatas maka dapat di
ambil beberapa kesimpulan, antara lain :
Perawatan
keluarga adalah perawatan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri
dengan menggunakan alat-alat yang ada di lingkungan keluarga itu dan sederhana
tetapi hasilnya memuaskan.
Maksud Perawatan
Keluarga
-
Karena RS penuh atau jumlah RS kurang, serta
tenaga Dokter dan perawat kurang.
-
Karena pengaruh keadaan ekonomi, tidak semua
orang mampu membayar ongkos
Rumah Sakit.
Rumah Sakit.
-
Karena faktor kepercayaan atau keinginan si
penderita yang tidak menginginkan
untuk dirawat diluar.
Dan Pentingnya perawatan
lingkungan yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang khusus
menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam keseimbangan
ekologis.
Cara-cara Perawatan Lingkungan Secara Keseluruhan
-
Tidak mencemari air dengan membuang
sampah disungai
-
Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
-
Mengolah tanah sebagaimana mestinya
-
Menanam tumbuhan pada lahan-lahan kosong
-
Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan
derajat kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku
masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan.
(
iii )
SARAN
Dalam rangka meningkatkan
pengetahuan pentingnya perawatan dari keluarga dan
lingkungan secara
keseluruhan perlu ada upaya-upaya yang dapat dilakukan dengan
teknologi sederhana maupun
tinggi agar kesehatan lingkungan tetap terjaga dan
mewujudkan derajat kesehatan
yang essensial di samping masalah
perilaku masyarakat, pelayanan
kesehatan dan faktor keturunan.
(
iv )
DAFTAR PUSTAKA
-
Pudjiastuti, dkk.1998.Kualitas Udara
Dalam Ruang.Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
-
Daud,anwar.2005.Dasar-dasar Kesehatan
Lingkungan.Makassar: Hasanuddin University Press (LEPHAS).
-
Hardjono,Johanes.2005.Kesehatan
Lingkungan.Jakarta: Graha Ilmu.
-
Susanta,Gatot, Hari Sutjahjo.2008.
Akankah Indonesia Tenggelam,Jakarta: Penebar Plus.
-
Mulia,Ricki M.2005.Kesehatan
Lingkungan.Yogyakarta: Graha Ilmu.
-
Said, Nusa Idaman.2006.Penghilangan
Deterjen dan Senyawa Organik dalam Air
-
Baku Air Minum dengan Prosese Biofilter
Ungun Tetap Tercelup. Vol.7, No. 1, Hal 97-108. 16 Oktober 2012.
-
Husin,Husni, Lia Mairiza,
Zuhra.2007.Oksidasi Parsial Metana Metanol dan
-
Formaldehida Menggunakan Katalis
CuMoO3/SiO2: Pengaruh Rasio Cu:Mo,
-
Temperatur Reaksi dan Waktu Tinggal. Vol
6, No. 1, Hal. 210-27.16 Oktober 2012.
-
Sumirat, Uum, Agus
Solehudin.2009.Nitrous Oksida (N2O) dan Metana (CH4)
-
Sebagai Gas Rumah Kaca. Vol. 7, No. 2, Hal.
24-98. 16 Oktober 2012.
-
Humaida, Hanik.2010.Semburan Gas dan
Dampaknya Terhadap Lingkungan di
-
Sekitar Lumpur Sidoarjo. Vol. 1, No. 1,
Hal. 43-58. 16 oktober 2012.
(
v )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar